Fungsi Lemak – Kandungannya Untuk Manusia

Posted on

Fungsi Lemak – Kandungannya Untuk Manusia

Tense.co.id – Lemak merupakan senyawa kimia yang tak akan mampu larut dengan air. Lemak sendiri tersusund ari beberapa unsur, contohnya seperti Karbon ( C ), Hiderogen ( H ) serta Oksigen ( O ).

Maka dari itu lemak sendiri tidak dapat larut dengan air dan untuk melarutkan lemak sendiri harus menggunakan pelarut khusus contohnya seperti ester, klorofol hingga benzana. Lemak yang memiliki sifat hidrofobik atau tak dapat larut dengan air karena lemak juga terdiri dari satu gliserol dan tiga lemak asam.

Meskipun selama ini lemak dianggap momok bagi sebagian besar orang dan seringkali ingin dihilangkan, akan tetapi sebenarnya lemak juga memiliki fungsi untuk tubuh kita sendiri. Sehingga meski lemak ini seringkali mengganggu, tapi ada baiknya jika lemak tak hilang seratus persen dari tubuh kita, karena tubuh juga tetap membutuhkan lemak untuk bisa bertahan. Lalu, kira-kira apa saja ya fungsi dari lemak tersebut.

Fungsi Lemak:

  1. Dalam bentuk sel lemak, lemak memiliki fungsi sebagai cadangan energi bagi tubuh.
  2. Lemak memiliki fungsi yang cukup penting untuk melindungi organ tubuh ketika terjadi sebuah goncangan, dikarenakan sebuah mempunyai struktur yang hampir mirip dengan bantalan.
  3. Lemak bisa melindungi tubuh dari suhu yang lebih rendah, sehingga saat berada di udara dingin memungkinkan tubuh untuk beradaptasi. Lemak juga bisa melindungi tubuh dari perubahan suhu suatu lingkungan.
  4. Lemak merupakan salah satu bahan dasar yang sangat dibutuhkan untuk memproduksi vitamin, membrane sel dan membrane organel sel.
  5. Lemak menjadi pelarut untuk vitamin A,D, E dan juga K.
  6. Lemak menjadi bahan utama penyusun empedu dan juga asam kholat.
  7. Lemak mampu mengoptimalkan fungsi pencernaan, lemak juga bisa memperlambat sistempencernaan pada saat proses pencernaan itu sendiri sedang berlangsung, sehingga membuat rasa lapar tak terlalu cepat muncul.

 

Dari penjelasan di atas terbukti sudah ya, jika lemak ternyata memiliki fungsi yang cukup penting bagi tubuh kita. Selain tentunya fungsi di dalam kimia, lemak juga dapat dibagi dan didasarkan dengan jenis ikatan struktur serta macam-macam jenisnya.

Jika didasarkan oleh jenis ikatannya, asam lemak akan dibagi menjadi 2 bagian yakni asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh.

  1. Asam lemak jenuh

Asam lemak jenuh adalah struktur lemak yang memiliki hidrokarbon ikatan tunggal yang keberadaannya cukup berbahaya bagi tubuh kita. Mengapa demikian? Karena lemak jenis ini bisa melekat sekaligus menggumpal, dan hal tersebut dapat mengganggu sistem peredaran darah di dalam tubuh. Asam lemak jenuh ini banyak ditemukan pada lemak hewani.

  1. Asam lemak tak jenuh

Asam lemak tak jenuh adalah lemak yang memiliki hidrokarbon dengan satu atau bisa juga lebih ikatan rangkap atau ganda serta asam lemak yang satu ini dianggap lebih menguntungkan jika dibanding dengan asam lemak tak jenuh untuk tubuh. Hal ini juga tak terlepas dari sumber asam lemak tak jenuh ini yang bisa didapatkan dari lemak nabati.

 

Berdasarkan struktur kimianya lemak juga dibagi menjadi 3 bagian yakni:

  1. Lemak sederhana adalah lemak yang tersusun oleh trigliserida yakni tiga asam lemak dan satu gliserol. Contohnya lemak ini adalah lilin dan minyak.
  2. Lemak campuran adalah lemak yang terdiri dari asam lemak dan gugus tambahan lain selain lemak itu sendiri, contohnya bisa ditemukan pada lipoprotein (mengandung protein) dan juga fosfolifis (mengandung fosflat).
  3. Lemak devrivat adalah senyawa yang tak bisa dihasilkan dari proses hidrolisis lipid. Contohnya terdapat pada kolesterol dan asam lemak.

 

Asal muasal lemak bisa dilihat dari jenis lemak tersebut. Ada dua jenis lemak alami yakni lemak hewani dan lemak nabati. Untuk lemak hewani sendiri tentu saja lemak ini dihasilkan dari hewan-hewan yang dikonsumsi, seperti susu, telur, ikan laut, daging serta minyak ikan.

Sementara lemak nabati tentu saja dihasilkan dari tumbuh-tumbuhan seperti jagung, kedelai, kacang tanah, kacang polong, kelapa sawit, biji bunga matahari, dan juga jenis kacang-kacangan lainnya yang merupakan sumber dari lemak nabati.