Hewan Avertebrata – Ciri Ciri Beserta Penjelasannya

Posted on

Hewan Avertebrata – Ciri Ciri Beserta Penjelasannya

Hewan dibagi menjadi dua jenis yakni hewan avertabrata dan hewan invertebrate, namun untuk kali ini kita hanya akan membahas mengenai hewan avertabrata. Apa ya, hewan avertabrata ini? Yuk, simak ciri ciri dan penjelasannya di bawah ini.

Secara umum ciri-ciri hewan avertebrata dan invertebrata masih memiliki kategori yang sama, hanya saja dalam penyebutannya memiliki istilah yang berbeda. Ciri-ciri yang paling bisa dikenali dari hewan avertebrata dan invertebrate adalah kedua jenis hewan ini adalah jenis hewan yang tak memiliki tulang belakang pada struktur tubuhnya.

Setelah mengetahui pengertian dari hewan avertebrata dan invertebrata sekarang kita akan melanjutkan untuk membahas mengenai ciri-cirinya. Di bawah ini merupakan ciri-ciri hewan avertebrata dan penjelasannya yang bisa untuk mempermudah kamu dalam mengenali jenis hewan ini sehingga bisa memanfaatnnya.

Ciri Ciri Hewan Avertebrata Dan Penjelasannya

  1. Rangka terletak di luar tubuh

Pada dasarnya setiap hewan memiliki rangka tubuh yang memiliki fungsi untuk melindungi organ-organ tubuh yang terdapat di dalamnya dan juga berfungsi untuk memberikan bentuk. Sementara pada hewan avertebrata rangka tubuh berada di luar tubuh atau hal ini dikenal dengan istilah eksosketelon. Bagian tubuh yang berada di luar ini biasanya memiliki tekstur yang lunak dan ada beberapa hewan avertebrata yang akan mengalami pergantian proses kulit sehingga membuat rangka tubuh bisa ditinggalkan dari tubuhnya.

 

  1. Susunan Syaraf Dibawah Saluran Pencernaan

Ciri ciri lain yang terdapat pada hewan avertebrata adalah susunan syarafnya berada di dekat saluran pencernaan yang berada di bagian paling bawah. Ukuran sel syaraf dari hewan avertebrata ini juga hanya memiliki diameter yang kutang dari 0.2 milimeter dengan ketebalan serabut syarafnya yang berukuran panjang dari 0.01 milimeter, sehingga susunan syarafnya termasuk berukuran kecil. susunan neuron pada sistem syaraf hewan ini terdiri dari akson, ujung akson dan juga badan sel. Sementara itu mekanisme sistem syaraf pada hewan avertebrata ini terbilang masih cukup sederhana karena hewan avertebrata ini adalah hewan yang mempunyai sistem tubuh yang masih cukup sederhana apabila dibandingkan dengan hewan tingkat tinggi lainnya.

 

  1. Memiliki Sistem Sirkulasi Khusus

Secara umum terdapat beberapa hewan avertebrata yang memiliki sistem sirkulasi yang berbeda dengan kebanyakan hewan yang ada. Sistem sirkulasi ini merupakan kemampuan tubuh dari hewan avertebrata yang memiliki tugas untuk mengatur aliran materi serta cairan yang terdapat di dalam tubuh.

 

Sementara itu terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan oleh hewan avertebrata untuk melakukan sistem sirkulasinya, berikut ini penjelasannya :

 

  • Difusi merupakan peristiwa mengalirnya zat yang terdapat di dalam pelarut dengan konsentrasi yang tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah.
  • Aliran Sitoplasma merupakan proses tubuh hewan avertebrata yang menyebarkan makanan serta oksigen ke seluruh tubuh.

 

  1. Sel Yang Multiseluler

Hewan avertebrata mempunyai sel multiseluler yang terletak dalam jumlah yang sangat banyak di dalam tubuh hewan avertebrata ini. Sel yang dalam jumlah banyak yang terdapat pada tubuh hewan avertebrata terspesialisasi sehingga membuat beberapa sel hewan avertebrata mempunyai fungsi yang berbeda-beda untuk setiap antar selnya.

 

  1. Simetri Tubuh Bilateral Dan Radial

Simetri tubuh merupakan bentuk tubuh yang jika dibagi menjadi beberapa bagian tertentu akan memiliki hasil potongan yang sama pada keduanya, simetri bilateral merupakan bentuk tubuh hewan avertebrata pada bagian depannya atau biasa disebut dengan anterior dan  dan belakang atau yang biasa disebut dengan posterior sama. Sementara simetri tubuh radial merupakan hewan avertebrata yang mempunyai bagian atas atau yang disebut dengan dorsal dengan bagian bawah yang disebut dengan ventral sama.

 

  1. Sistem Eskresi Yang Sederhana

Sistem eskresi yang terdapat pada hewan merupakan kemampuan tubuh hewan untuk dapat mengatur zat zat di dalam tubuh untuk kemudian disimpan atau pun dikeluarkan dari dalam tubuh. Sistem ekskresi pada hewan avertebrata ini masih dianggap sangat sederhana dan ada beberapa sistem ekskresi pada avertebrata yang bisa dibedakan sesuai dengan klasifikasinya, berikut ini adalah sistem ekskresi yang terdapat pada hewan avertebrata.

  • Planaria atau Plathyhelmintes : menggunakan sel api sebagai sistem ekskresi
  • Cacing Tanah: menggunakan nefriduium sebagai sistem ekskresinya.
  • Arthropoda : tabula atau pembuluh Malpighi merupakan sistem ekskresi dari hewan ini.
  • Porifera : tidak memiliki sistem ekskresi
  • Coelenterate: juga tidak memiliki sistem ekskresi
  • Annelida: menggunakan saluran nefridia untuk sistem ekskresi.

 

Jadi itulah dia ciri ciri dari hewan avertebrata yang membedakan hewan ini dengan hewan yang lainnya. Semoga bermanfaat dan membantu ilmu pengetahuan kalian semua.