Rumus Energi Listrik, Gambar, Pengertian, dan Contoh Soal Terlengkap

2 min read

Rumus Energi Listrik, Gambar, Pengertian, dan Contoh Soal Terlengkap

Tenses.co.id – Hai sobat baca, dalam kehidupan kita sehari hari energi listrik menjadi salah satu elemen penting yang kemudian wajib kita penuhi kebutuhan akan hal itu, alasannya jelas sekali sobat, sekitar 10 % kebutuhan hidup kita mesti menggunakan listrik, mulai dari hal yang kecil seperti menyetrika pakaian sampai pada hal yang besar seperti operasi sebuah pabrik produksi dan sebagainya.

Pada masa saat ini, hampir setiap peralatan yang kita gunakan pun memakai tenaga listrik, mulai dari ponsel yang kecil hingga pada kendaraan bermotor pun memakai listrik sebagai pengganti dari bahan bakarnya, itu berarti energi listrik ini menjadi sesuatu yang juga penting dalam kehidupan kita.

Pertanyaannya, apakah sebagai pengguna listrik kalian telah mengetahui bahwa listrik juga mempunyai rumus ? pada kesempatan kali ini kita akan mencoba mengulas tentang rumus energi listrik yang disertai dengan gambar dan contoh soalnya.

Namun sebelum kita membahas mengenai rumus energi listrik, ada baiknya jika kita cari tahu pengertiannya terlebih dahulu, simak rangkumannya berikut ini.

Pengertian Energi Listrik

Energi listrik, adalah salah satu energi utama yang sangat dibutuhkan peranannya guna mengoprasikan  peralatan peralatan yang mengandalkan tenaga listrik.

Energi yang disimpan dalam arus listrik sering disebut dengan istilah satuan ampere (A) atau tegangan listrik yang diukur dengan satuan yang disebut volt (V), sementara itu untuk ketentuan dalam kebutuhan konsumsi atau pemakaian daya listrik sering disebut dengan satuan watt (W).

Kemudian untuk bisa menggerakkan mesin motor, penerangan lampu rumah dan jalan, memanaskan dan juga mendinginkan alat tertentu, atau pun menggerakkan kembali sebuah peralatan mekanik untuk bisa menghasilkan energy yang lain, kerap kali memakai tenaga listrik tersebut.

Pada hakikatnya energi yang kemudian dihasilkan oleh listrik itu, bisa berasal dari berbagai sumber seperti air, minyak, batu bara, matahari, hingga tenaga nuklir serta masih banyak lainnya yang dapat menjadi bahan bakar dan sumber energi listrik tadi, dan energi yang didapat tersebut besarnya bisa mencapai hingga beberapa Joule sampai ribuan bahkan jutaan Joule tergantung dengan kebutuhan pemakainya.

Berdasarkan hal tersebut di atas, maka energi hanya bisa diubah dari bentuk energi satu kepada yang lainnya. Contohnya saja seperti sebuah energi listrik yang bisa berubah menjadi beberapa energi lainnya, misalnya cahaya, gerak dan suara.

Karena itu perlu kita ketahui bahwa perubahan energi tersebut tidak lagi hanya ada dalam satu wujud perubahan saja, namun juga bisa ke dalam bentuk lain yang lebih beragam macamnya.

Rumus Energi Listrik

 

W = V . I . t

 

Keterangan

W = Energi Listrik (J)

V  = Tegangan Listrik (Volt)

I   = Kuat arus (A)

t   = waktu (s)

 

Untuk kalian agar lebih mudah memahami persamaan ini, biasanya di dalam soal ditanyakan bermacam-macam, seperti soal energi, kuat arus, atau waktu, dan lainnya, maka untuk memudahkan persamaan itu, kemudian terbentuklah rumus di atas.

 

V = W ⁄ I . t ( Jika pertanyaannya adalah tegangan )

I = W ⁄ V . t ( Jika pertanyaannya adalah kuat arus listrik )

t = W ⁄ V . I ( Jika pertanyaannya adalah waktu )

 

Nah, perlu kalian ketahui jika dari hukum Ohm dapat juga menurunkan rumus energi listrik seperti berikut ini :

 

V = I . R

 

Jika persamaan ini disubtitusi ke dalam rumus energi yang sebelumnya, maka kemudian dapat menghasilkan rumus di bawah ini :

 

W = (I R)  I . t

 

Sehingga terbentuklah rumus energi listrik yang kedua, menjadi :

 

W = I2 . R . t

 

Hal ini dikarenakan I2 = V2 / R2, sehingga akan terbentuklah rumus energi listrik yang ketiga, yakni :

 

W = V2 / R2 . R . t

W = V2 / R . t

 

R = Hambatan listrik (Ohm)

 

Hubungan antara satuan energi listrik :

 

1 kWh  = 1000 Watt hours

= 1000 Watt jam

= 1000 Watt. 3600 sekon

= 3.600.000 Watt sekon

= 3,6 x 106 Joule.

 

Jadi, 1 kWh itu setara dengan 3,6 x 106 Joule atau 1 Watt sekon = 1 Joule.

Satuan energi lainnya selain Joule, yaitu kalori. Sebab terkadang pada soal yang ditanyakan bukan hanya satuan Joule, terkadang yang ditanyakan adalah satuan kalori. Nah, berikut ini konversinya :

1 Joule = 0.24 kalori

1 kalori = 4.2 Joule

Jika kalian masih belum mengerti juga, silahkan kalian simak penjelasan berikut!

Rumus Menghitung Energi Listrik

 

W = V.I.T = I.R.I.T = V2/R. t

 

W = energi listrik (J)­

V = tegangan (V)

I = kuat arus listrik (A)

t = waktu (s)

R = hambatan (ohm atau W)

 

Contoh Soal

Diketahui ada sebuah solder listrik yang memiliki tegangan 110 volt yang dilalui arus hingga 2 ampere, pertanyaannya adalah berapa energi kalor yang kemudian dihasilkan setelah solder tersebut dialiri listrik selama kurang lebih 20 menit.

 

Penyelesaian

 

Diketahui :

V = 110 volt

I = 2 ampere

t = 20 menit = 1200 s

Ditanya : W ?

 

Jawab :

W = V I t = 110 . 2 . 1200

= 264.000 J = 264 kJ

Demikianlah sedikit penjelasan tentang rumus energi listrik, kami tekankan pada kalian semua sebagai pembaca agar terus menambah ilmu pengetahuan kalian dengan terus belajar guna masa depan kalian agar lebih baik, semoga ini dapat membantu kalian dan terima kasih.

 

 

Artikel Lainnya :