Tips Storytelling dalam Bahasa Inggris

2 min read

Tips Storytelling dalam Bahasa Inggris

Tenses.co.id – Story telling merupakan menceritakan kembali apa yang telah kamu dengar maupun alami. Biasanya, materi ini akan kamu dapatkan ketika sekolah, baik dalam materi bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Setiap anak akan diminta berdiri di depan kelas dan mulai melakukan story telling. Tema pokok story telling pada umumnya pengalaman saat liburan. Kemana kamu pergi, apa yang dilakukan, dan lainnya.

Sebenarnya, story telling ini menuntut seseorang untuk bercerita secara runtut di depan semua orang. Disamping harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi, seorang pencerita juga harus bergaya dengan ekspresi yang menarik. Terkadang, story telling dengan bahasa Indonesia sudah menjadi tantangan tersendiri, apalagi jika menggunakan bahasa Inggris. Iya, bukan? Namun, bukan berarti kamu tidak bisa melakukannya. Bahkan, apabila kamu berlatih dengan baik, bukan tidak mungkin teknik story telling kamu akan berlangsung dengan mengagumkan.

Terlebih dulu, atasi dulu ketakutanmu berbicara dengan orang banyak supaya terbentuk rasa percaya diri yang tinggi. Caranya, dengan melakukan banyak latihan. Perlu kamu tahu, rasa percaya diri tidaklah cukup. Jika ingin menjadi pembicara yang baik, juga butuh teknik bercerita yang baik pula. Dengan demikian, orang-orang yang didepanmu akan senang mendengarkannya lagi dan lagi.

Nah, untuk mendapatkan semua hal tersebut, kamu bisa mencoba mengeksplorasi dalam cara bercerita. Tentu, kamu sudah tahu bahwa ada beragam cara bercerita yang bisa dipilih. Bisa juga gunakan gaya cerita versi kamu sendiri. Cara ini bisa terbilang lebih khas dan menggali karaktermu lebih dalam. Tips berikut ini bakalan membantumu saat story telling dalam bahasa Inggris.

Pilih Cerita yang Kamu Sukai

Ketika kamu menyukai jenis ceritanya, pasti saat menceritakan kembali pada orang lain akan lebih menyenangkan. Bahkan, tiap proses dan alur ceritanya terdengar lebih nikmat kamu lalui. Begitupula dengan tiap detail dan ekspresi yang terjadi, maka tidak akan ragu kamu tunjukkan. Tentunya, dengan cara yang lebih natural ketimbang menceritakan kembali cerita yang kurang disukai.

Cerita tersebut, bisa berupa perjalanan liburanmu. Ketika pergi ke sebuah terowongan, kamu sangat merasa tidak suka karena takut dengan ruang sempit. Namun, setelah mencapai ujung ruangan, rasa takut tersebut terganti oleh pemandangan yang indah dan menjadi bagian terbaik dalam sesi liburanmu. Taktik story tellingnya, tunjukkan pada orang-orang dengan ekspresi bahwa kamu merasa ketakutan ketika berada dalam terowongan dan merasa bahagia saat mencapai ujungnya.

Pelajari Cara Bercerita di Waktu Luangmu

Setelah menentukan cerita yang hendak kamu bagikan, pelajari terlebih dulu setiap detail bagiannya. Ingat pula bagian terpenting dari cerita tersebut sehingga mempermudahmu dalam menghafal tiap kata kuncinya. Dengan demikian, cerita akan mengalir begitu saja tanpa kesan dibuat-buat. Berikut ini pembagian plot story telling berupa pembuka, inti, dan penutup.

Untuk pembuka, ceritakan dengan detail alasan kamu pergi ke destinasi wisata tersebut. Misalnya di wisata pantai tersebut sedang ada festival. Maka, kamu akan bercerita tentang beach festival. Ketika kata kunci sudah diingat dengan baik, maka kamu tidak akan merasa gugup. Begitupula pada bagian inti dan penutup, pilihlah keyword tertentu yang membantumu memudahkan mengingat cerita tersebut.

Atur Suara dan Intonasi saat Bercerita

Ketika berlatih story telling dalam bahasa Inggris, pastikan untuk melakukannya dengan percaya diri. Jangan lupa untuk mengatur suara supaya kata-kata yang terucap terdengar dengan jelas oleh  audience didepanmu. Pastikan pula jangan terlalu terburu-buru dalam bercerita. Disamping suara, latih pula bagaimana intonasi yang baik saat bercerita. Carilah kosa kata yang masih sulit diucapkan dan pelajari di rumah. Ingat, terdapat kosa kata bahasa Inggris dengan pengucapan sama, namun maknanya berbeda.

Gunakan Kosa kata Bahasa Inggris yang Mudah

Terkadang, kamu terlalu memaksa ingin menggunakan kosa kata yang baru sehingga sering terlupa dan salah terucap saat story telling berlangsung. Namun, untuk mengantisipasi kesalahan tersebut, lebih baik gunakan kosa kata bahasa Inggris yang mudah saja. Baru, setelah benar-benar terbiasa, bisa tambahkan sedikit kosa kata yang jarang digunakan untuk menambah pengetahuanmu.

Nah, itulah beberapa tips melakukan storytelling berbahasa Inggris. Sudah bisakah kamu melakukannya?

 

Artikel Terkait:

Bagaimana Memperkenalkan Kotamu dalam Bahasa Inggris

Metode Agar Anak Jago Bicara Bahasa Inggris